kata ku

tak ada yang bisa ku tuliskan,, aku tak mampu merangkai kata lagi..

Jumat, 16 Mei 2014

puisi (3)


KAPAN TERANG

Saatnya datang, tak ada payung
Tak ada cahaya buat berharap
Sebuah cahaya, seperti gelap
Gelap dan gelap
Sebuah terang tanpa matahari
Titik di antara satu
Dan selanjutnya menjadi seorang pembagi
Ketika sebuah payung menahan
Saat bertambah ia masih menahan
Dan saat waktunya
Tertutuplah saatnya..

                                                                                                               

Tonroa, 12 desember 2013
                                          SHKP_Pesek

puisi (2)


TAK ADA TANGIS

Seiring kabut yang mengirim redup
Langkahmu ku dengar semakin sayup
Letih melunta antara impian dan kenyataan
Yang kian mengeras dalam kegalauan
Kesedihan menjelma desahan angin yang pecah
Melagukan desah rindu yang ngilu
Yang tertahan di selasar waktu
Masih perlukah sesengguk tangis
Sedang berjalan
Telah sering mengajarkan perih..




                                                                                                                                Tonroa, 15 september 2013
SHKP_Pesek

PUISIKU (1)


LELAPKAN CINTA

Disini, Kulelapkan cinta
Biarlah perih, pekik dan luka dalam nyenyak
Kutidurkan ia dalam nyanyian rindu
Melelapkan cinta dalam ketenangan jiwa
Hingga duka takkan membuat
Retinanya meneteskan
Air mata yang tak mesti
Meski inta terlelap dalam kesendirian
Akan lebih baik
Dari pada berada dalam keramaian
Merasakan luka empedu
Terlelaplah cinta,
Tenanglah dan benamkan
Diri dalam usik yang mengganggu
Biarkan mimpi-mimpi
Terurai cahaya moksa


                                                                                                                                Tonroa, 18 oktober 2013
 Siti Hajrah_pesek

MY STORY (JILID 2)


MY STORY (jilid 2)



Kembali lagi, sedih mengguncang kehidupanku. Kepahitan asa, ku rasakan kembali. Masih adakah kebahagiaan untukku..?? mungkin semua takkan kembali seperti awal, tapi aku sungguh berharap semua kisah bersamamu, dan kejadian yang indah saat bersamamu ingin ku rasakan kembali. Hari ini perasaan gundah, sedih, perih dan luka kurasakan dalam kesendirianku. Aku sakit hati, menangis dan terluka bukan karena cinta pada orang yang aku sayangi. Melainkan hanyalah luka yang kurasakan dari saudara-saudaraku sendiri. Selama ini, sudah setengah tahun lebih ku menyimpan dan memendam  luka ku karena sikap mereka. Aku akui pada awalnya memang dugaan-dugaan mereka benar. Tapi untuk kali ini dugaan mereka sudah sangat salah. Mereka selalu menganggap anggapannya itu benar. Dan sudah tidak memperdulikan perasaan orang yang ia tindas. Sadarkah kalian akan sikapmu itu..???, sadarkah kalian akan anggapanmu..???, sadarkah kalian kalau orang yang kalian tindas itu adalah orang yang tidak pernah kurang ajar pada kalian ..??, lalu apakah kalian akan tetap pada anggapan kalian..???

Ingatlah, semua orang pernah melakukan kesalahan, begitupun dengan diri kalian, apakah kalian juga tidak menyadari kalau kalian pernah melakukan kesalahan..? u’rangi sai sianak attunta siagang riolo, jaimi pangngukrangingta, mingka angngapa  pa’balasatta mange rinakke..?
Mana budaya kita yang mengambil semboyang dari sirik na pacce (sipakatoa) bukankah kita harus saling menghargai, yang muda menghormati yang tua dan yang tua menghargai yang muda. Tapi berbeda dengan sikap kalian..!!!

Kalian seolah-olah ingin dihormati tapi tapi tak ingin menghargai.. J J J :’(


Ku berikan icon senyum pada postinganku kali ini agar aku juga mampu tersenyum meski masalah selalu datng menghadang langkahku..
Ku ingin selalu menjadi kebanggan keluarga  dan tetap di sayang oleh kekasihku.. J J J J